Love and Hate

July 03, 2014


"Whatever people said, don't give any over pleasure for that."

Beberapa hari ini memang aku lagi intens banget nulis soal outfit yang aku pakai tiap hari. Tapi kemudian itu nggak bikin aku jadi someone-who-trying-harder-to-be-called-as-fashion-blogger. BIG NO. Iya aku suka banget kalo dipanggil blogger, tapi bukan fashion blogger. Dan aku juga nggak pernah berusaha untuk jadi itu. I fulfill my blog with something I love, whether people love it or not. Everything, not only the fashion things. Secara blog juga blog aku, suka suka aku dong mau isi apa hehehe. Lagi pula bikin postingan kayak gitu kan juga ada maksud dan tujuannya yaitu buat ikutan Muslimah Challenge, bukan ngasal posting buat cari sensasi.

Well, labil sih posting ginian tapi banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kejadian kayak gini. Berusaha netral aja sih mengahadapi pro kontra dalam hidup, kita memang nggak bisa memaksa semua orang buat suka sama kita. Bahkan Nabi Muhammad SAW aja pun, yang udah jaminan surga, semua tindak tanduknya pasti bener, dan dicintai sama Allah pun banyak banget yang benci. Apalagi kita yang manusia, apalagi aku remaja labil ingusan gini. Apapun yang kita lakukan pasti ada pro-kontranya dimata orang lain.

Ambil positifnya aja sih. Banyak hal baik yang bisa diambil dari kejadian - kejadian sederhana di hidup kita. Orang yang baik sama kita bakal selalu ngasih support ke kita. Mereka adalah orang - orang yang bakal bantuin kita kalo lagi susah, nemenin kita kalo lagi kesepian, dan bakal jadi a shoulder to cry on kalo kita lagi sedih. Tapi mereka akan susah untuk mengkritisi kita karena macam - macam faktor. As Indonesian, tau banget kan betapa berartinya sungkan dalam kamus kita.

Remember, dunia nggak dibagi berdasarkan orang baik dan orang jahat.

Orang yang jahat ngeselin biasanya malah memberi keuntungan bagi kita. Mereka selalu tau celah yang ada diri kita, sehingga secara nggak langsung ada pihak yang mau repot - repot mengevalusi diri kia. Sometimes kita butuh pihak oposisi loh. Ketika kamu jadi orang baik, yang merasa baik, dan selalu dianggap terbaik, maka lama - lama kamu akan menganggap dirimu sedang baik - baik saja dan lupa kalo kamu manusia biasa yang bisa banget bikin kesalahan. Itu fungsi oposisi, meski kadang nyinyir tapi sadarlah bahwa mereka yang akan membantumu kembali ke realita ketika kamu sudah flying without wing ke angkasa.

Mungkin penyelesaian sederhananya cuma satu, berbaik sangkalah kepada semua orang. Yakin bahwa F aksi = F reaksi bukan teori main - main. Kalau kita baik ke orang lain, pasti orang lain juga bakal baik ke kita hihihi.

Things happen for a reason. Those who loves you is a blessing. Those who hates you is a lesson.



You Might Also Like

2 comments

  1. benerr mbak , kalo kita ngasih 1 kebaikan insya Allah bakal dapet 1 kebaikan juga , gak usah pusing mikir haters anggep mereka fans yang mendukung kita dengan cara lain hehe. Btw dulu tak kira mbak fashion blogger loh :|

    ReplyDelete
    Replies
    1. OMG im, it's September dan aku baru baca komenmu, aku ngapain aja ya sampe lupa buka blog =))
      Jadi fans ya? Lucu banget presepsimu hahaha, pokoknya menanam kebaikan menuai kebaikan lah amin. Oke I'm not a fashion blogger, aku malah ingin sepertimu, traveller blogger :3

      Delete